Suatu hari aku ditelepon tanteku yang dibekasi, karena sudah begitu lama aku tidak pernah main kerumahnya mungkin tanteku dan keluarganya kangen kali, akhirnya hari sabtupun tiba akupun main kerumah tanteku, tanteku punya anak 3 cewek 1 dan cowok 2
Anak pertama tanteku namanya Eva dan dia sekarang sudah kerja, aku dan Eva lumayan deket sih kadang-kadang kami saling curhat, namun ketika Eva tanya soal pacar aku jawab “belum punya!” emang sih ketika itu aku blom punya pacar soalnya masih seneng sendiri, walaupun kadang-kadang ingin juga sih punya pacar.
Tanpa diduga sebelumnya siEva bilang “mau ga aku enalin sama temen aku?” Boleh kataku! Terus Eva ngasih nomor HP temenya itu untuk aku hubungi, tapi aku bingung harus mulai dari mana! Akhirnya aku punya akal, aku coba aza kirim SMS dan pura-puranya aku temen dia waktu sekolah, berawal dari SMS aku coba memberanikan diri untuk telepon yang kebetulan telepon dikantorku bebas (Biasa manfaatin pasilitas yang ada hehe…) setelah sekian lama telepon-teleponan akhirnya kami janjian untuk ketemu, oh iya.. hampir lupa nama dia “Yuli” kami bertemu diMM setelah berkenalan sambil ngajak dia makan kami ngobrol ngaler, ngidul, ngulon & ngetan (istilah orang sunda) lalu waktu sudah menunjukan jam 21:00 akhirnya aku antar dia pulang.
Kesan pertama sih biasa-biasa aza, kami sering SMS, telepon & ketemu tapi hubungan kami hanyalah sebagai temen ga lebih, sampai suatu waktu aku dan dia diundang pesta tahun baru 2003 oleh temen kerjanya dia dan kamipun datang kepesta tersebut, ternyata disana sudah banyak temen-temennya dia menunggu dengan pasangan masing-masing, mungkin hanya aku dan dia yang statusnya Jomblo kali yeh…! Tapi entah apa yang terjadi saat itu aku tertarik sama dia, saat ada kesempatan aku memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaanku padanya, seperti nemu durian runtuh (sakit kali kalo ketiban…!) diapun menerima untuk menjadi pacarku, sebenernya sih dia dah beberapa minggu ini sudah tertarik padaku tapi namanya juga cewek kadang ga berani ngutarain isi hatinya (biasalah jaga gengsi biar ga disebut murahan).
Akhirnya kamipun pacaran selama 3 tahun setelah itu kamipun memutuskan untuk menikah, sekarang sidia sudah menjadi Istriku, itulah sepenggal cerita tentang aku dan istriku.
Anak pertama tanteku namanya Eva dan dia sekarang sudah kerja, aku dan Eva lumayan deket sih kadang-kadang kami saling curhat, namun ketika Eva tanya soal pacar aku jawab “belum punya!” emang sih ketika itu aku blom punya pacar soalnya masih seneng sendiri, walaupun kadang-kadang ingin juga sih punya pacar.
Tanpa diduga sebelumnya siEva bilang “mau ga aku enalin sama temen aku?” Boleh kataku! Terus Eva ngasih nomor HP temenya itu untuk aku hubungi, tapi aku bingung harus mulai dari mana! Akhirnya aku punya akal, aku coba aza kirim SMS dan pura-puranya aku temen dia waktu sekolah, berawal dari SMS aku coba memberanikan diri untuk telepon yang kebetulan telepon dikantorku bebas (Biasa manfaatin pasilitas yang ada hehe…) setelah sekian lama telepon-teleponan akhirnya kami janjian untuk ketemu, oh iya.. hampir lupa nama dia “Yuli” kami bertemu diMM setelah berkenalan sambil ngajak dia makan kami ngobrol ngaler, ngidul, ngulon & ngetan (istilah orang sunda) lalu waktu sudah menunjukan jam 21:00 akhirnya aku antar dia pulang.
Kesan pertama sih biasa-biasa aza, kami sering SMS, telepon & ketemu tapi hubungan kami hanyalah sebagai temen ga lebih, sampai suatu waktu aku dan dia diundang pesta tahun baru 2003 oleh temen kerjanya dia dan kamipun datang kepesta tersebut, ternyata disana sudah banyak temen-temennya dia menunggu dengan pasangan masing-masing, mungkin hanya aku dan dia yang statusnya Jomblo kali yeh…! Tapi entah apa yang terjadi saat itu aku tertarik sama dia, saat ada kesempatan aku memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaanku padanya, seperti nemu durian runtuh (sakit kali kalo ketiban…!) diapun menerima untuk menjadi pacarku, sebenernya sih dia dah beberapa minggu ini sudah tertarik padaku tapi namanya juga cewek kadang ga berani ngutarain isi hatinya (biasalah jaga gengsi biar ga disebut murahan).
Akhirnya kamipun pacaran selama 3 tahun setelah itu kamipun memutuskan untuk menikah, sekarang sidia sudah menjadi Istriku, itulah sepenggal cerita tentang aku dan istriku.
No comments:
Post a Comment