Wednesday, April 16, 2008

My Second Story

Setelah sebelas bulan aku menikah, Alhamdulillah Alloh SWT memberikan kepercayaan kepada keluargaku untuk mempunyai anak, selama kehamilannya istriku tidak pernah meminta hal-hal yang aneh seperti kebanyakan orang biasa menyebutnya "Ngidam", tetapi istriku tidak pernah sekalipun meminta sesuatu yg menurutku aneh "ga semua orang begitu kali ye...!" padahal aku sering bilang pada istriku "kalo mau sesuatu bilang aza, selama aku mampu, akan aku usahakan" (ceritanya perhatian sama istri nih..! hehe...).

Saat istriku hamil aku suruh dia baca2 buku tentang kehamilan, buku2 tentang mengurus anak dan tidak lupa berdo'a supaya dilancarkan segala urusan. ketika usia kehamilan istriku menginjak masa 7 bln aku sering bilang "nanti kalo melahirkan kamu jangan panik" (padahal aku juga tau hal itu dari buku) istriku cuma bilang "aku bisa tenang kok".

Suatu hari istriku sakit perut katanya bayiku nendang2 terus, akhirnya lupa deh yang namanya tenang "maklum anak pertama" sekitar jam sebelas malam dengan panik aku bawa istriku ke RS, tetapi karena istriku melihat aku panik eh... dia ikut2an panik, jadinya yang seharusnya bisa melahirkan normal jadinya Cessar deh...!

Selama menunggu proses melahirkan aku ga bisa tenang, apalagi pas denger istriku teriak aku sangat sedih, waswas dan bingung harus berbuat apa..! untungnya dokter buru2 ambil tindakan operasi dan tepat jam 4 pagi anakku lahir, dokter ngsih tau kalo anakku Perempuan segera aku hampiri anakku aku Adzan didekat telinganya dia, bukan main senangnya hatiku saat itu apalagi pas denger istrikupun selamat, sampe sekarang aku masih inget hal itu.

Ada hal yang membuatku lucu, ceritanya gini: dulu istriku pernah di USG tapi posisi kelamin anakku ga begitu jelas keliatan, dokter bilang anakku laki-laki makanya aku dan istriku sudah mempersiapkan 5 nama anak laki-laki, eh.. ga taunya yang lahir perempuan.. ya ketika ditanya bagian administrasi untuk dibuatkan surat keterangan lahir aku kelabakan, soalnya aku belum nyiapin nama perempuan buat anakku, akhirnya akupun keluar dari ruangan Administrasi tersebut lalu bertanya pada istriku nama anak kita siapa? kami berdua hanya bengong ga tau mau ngasih nama siapa, saat itu langit begitu cerah ketika kulihat dari jendela kamar dan akhirnya karena langit itu pula aku terinspirasi untuk memberi nama anakku "Shiva Azura Ananindia" yang kalo dilihat dibuku sih artinya lagit biru yang mempesona kalo Ananindia itu nama singkatan kami berdua. hehehe.. akhirnya dapat juga nama buat anakku.

No comments: